Senin, 05 Mei 2014

POPOK KAIN BAU PESING

Masalah Popok Kain: Bau Pesing 

Popok kain memang baik untuk si kecil, tapi kadang ada juga masalah yang timbul. Ketika kami bertanya tentang masalah dalam berpopok kain yang paling mengganggu pelanggan kami di facebook dan twitter, salah satu jawaban yang paling banyak kami terima adalah: bau pesing.

 Ya, bau memang sangat menyebalkan tapi untungnya ada jalan keluar bagi masalah tersebut. Dan untuk menentukan jalan keluar yang terbaik bagi setiap masalah, tentu kita juga harus cari tahu dulu penyebabnya. Berdasarkan pengalaman dan berbagai sumber yang telah kami baca, ada beberapa penyebab bau pada popok kain yang paling umum. Kalau Anda tidak bisa memastikan apa penyebab bau, coba pencegahan/penanganan yang kami tawarkan satu per satu mulai dari atas.

Penyebab: Perendaman yang terlalu lama

Gunakan sistem dry pail (menampung popok kotor di dalam ember kering atau wet bag). Atau jika memang ingin merendam popok kain, rendam paling lama satu jam saja.

Kalau popok masih bau atau Anda tidak biasa merendam, lihat penyebab selanjutnya.


Penyebab: Kurang pembilasan sebelum pencucian
Kalau kita tidak melakukan pembilasan sebelum mencuci, biasanya bau pada popok tidak bisa segera hilang walaupun dicuci dengan deterjen. Pastikan kegiatan membilas masuk ke dalam rutinitas mencuci kita.

- Popok kotor karena urine

Bilas dan peras popok, terutama insert, sebelum disimpan di ember atau wet bag penampung popok kotor.

- Popok kotor karena pup

Buang sebanyak mungkin kotoran ke dalam toilet. Bersihkan sisa yang masih menempel pada inner. Bilas dan peras popok, terutama insert, sebelum disimpan di ember atau wet bag penampung popok kotor.

Kalau sedang bepergian (ke mall, misalnya), lakukan langkah di atas segera setelah sampai di rumah.

- Sebelum setiap pencucian

Selalu bilas popok kain kotor dengan air biasa sebelum mulai mencuci dengan deterjen. Kalau mencuci dengan mesin, jalankan siklus pencucian cepat tanpa memasukkan deterjen. Setelah itu baru mulai pencucian dengan deterjen.

Kalau Anda sudah melakukan cara di atas dan popok masih bau, lihat penyebab selanjutnya.


Penyebab: Masih kotor
Semakin besar anak kita, apalagi kalau sudah mulai makan makanan padat, kotoran yang dikeluarkan akan semakin berbau. Oleh karena itu, kadang-kadang perlu dicuci lebih dari sekali supaya baunya benar-benar hilang. Coba periksa apakah popok masih bau di akhir pencucian. Cuci sekali lagi dan setelah itu cek apakah bau sudah berkurang.

Kalau Anda sudah melakukan cara di atas dan popok masih bau, lihat penyebab selanjutnya.


Penyebab: Kurang pembilasan di akhir pencucian
Untuk memastikan deterjen sudah benar-benar hilang, selalu lakukan pembilasan yang cukup di akhir pencucian. Jika air masih berbusa, ulangi pembilasan sampai air terlihat bersih.

Kalau Anda sudah melakukan cara di atas dan popok masih bau, lihat penyebab selanjutnya.


Penyebab: Terlalu banyak deterjen
Selalu gunakan ½ - ¼ dari takaran yang dianjurkan jika menggunakan deterjen biasa. Hanya ikuti petunjuk sebenarnya jika menggunakan deterjen khusus popok kain.

Penggunaan takaran yang salah, apalagi dalam jangka waktu yang lama, akan membuat popok kain bau. Kalau sudah terlanjur, coba mulai kurangi takaran atau stripping.

Kalau Anda sudah melakukan cara di atas dan popok masih bau, lihat penyebab selanjutnya.


Penyebab: Bakteri
Kalau popok kain kotor ditampung terlalu lama sebelum dicuci, bakteri bisa tumbuh subur dan menimbulkan bau. Untuk membersihkannya, oxygen atau chlorine bleach bisa digunakan. Tapi takarannya harus sangat diperhatikan supaya tidak merusak popok kain. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar